Walikota Pekanbaru Agung Nugroho Terima Penghargaan atas Keberhasilan Menekan Angka Kemiskinan dan Stunting

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 01:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho, menerima penghargaan dari Pemerintah Pusat atas keberhasilannya dalam menekan angka kemiskinan dan stunting. - Pekanbaru.go.id

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho, menerima penghargaan dari Pemerintah Pusat atas keberhasilannya dalam menekan angka kemiskinan dan stunting. - Pekanbaru.go.id

PEKANBARU (MP) – Walikota Pekanbaru Agung Nugroho, menerima penghargaan dari Pemerintah Pusat atas keberhasilannya dalam menekan angka kemiskinan dan stunting.

Diserahkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, penghargaan diterima secara langsung oleh Walikota Agung Nugroho pada penganugerahan apresiasi pemerintah daerah berprestasi 2026, bertempat di Wyndham Opi Hotel Palembang, Sabtu, 25 April 2026.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Pusat terhadap kinerja Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui program-program strategis yang berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan dan stunting.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan Walikota Agung, penghargaan yang berhasil diraih tak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari jajaran pemerintah daerah hingga masyarakat. Ia menegaskan bahwa penanganan stunting menjadi salah satu prioritas utama yang terus didorong secara berkelanjutan.

“Salah satu upaya yang kami lakukan adalah melalui program zero stunting. Program ini menjadi fokus utama kami dalam memastikan tidak ada lagi kasus stunting di Pekanbaru,” ucapnya.

Untuk penanganan stunting, terang Walikota Agung, di 2025 lalu Pemko Pekanbaru mengerahkan seluruh kader posyandu yang tersebar di setiap kelurahan. Para kader tersebut berperan aktif dalam melakukan pemantauan tumbuh kembang anak, edukasi gizi kepada masyarakat, serta pendampingan bagi keluarga yang berisiko.

Baca Juga:  20 Hari Jelang Jatuh Tempo PBB, Bapenda Pekanbaru Terus Lakukan Upaya PBB Tepat Waktu

Langkah tersebut dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Selain itu, intervensi yang dilakukan secara langsung di tingkat masyarakat juga mampu mempercepat penanganan kasus yang ditemukan.

Tidak hanya itu, upaya penanggulangan kemiskinan juga dilakukan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat dan peningkatan akses terhadap layanan dasar.

Pemerintah Kota Pekanbaru berupaya memastikan bahwa bantuan dan program yang disalurkan tepat sasaran serta mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Selain menerima penghargaan, Walikota Agung Nugroho juga memperoleh dana apresiasi dari Kemendagri sebesar Rp2 miliar. Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk memperkuat dan melanjutkan program zero stunting di Pekanbaru.

“Dana ini akan kami manfaatkan sebaik mungkin untuk mendukung keberlanjutan program zero stunting, agar hasil yang telah dicapai bisa terus ditingkatkan,” harapnya.

Ia menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran di Pemko Pekanbaru untuk terus bekerja lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, capaian ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal untuk mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata.

“Jadi, penghargaan yang diterima bukanlah tujuan akhir yang ingin kita capai. Tetapi bagaimana dengan penghargaan ini bisa memotivasi kita untuk bekerja lebih ekstra guna menyelesaikan persoalan kemiskinan dan stunting di Kota Pekanbaru,” tutup Walikota. (kominfo6/rd3)

Editor : Ferizal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel metropos.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendapatan Pajak Naik 12 Persen, Kepercayaan Publik Jadi Modal Utama
Masyarakat Riau Mulai Ngeluh Kelangkaan BBM, Edy Natar Nasution Minta Pertamina dan Pemprov Riau Beri Solusi Kongkrit
Menanti Keberanian Hakim Riau: Akankah Preseden Vonis Bebas Jakarta Menular ke Kasus JA?
Walikota Agung Himbau Warga Tak Khawatir Soal BBM
Walikota Pekanbaru H Agung Nugroho Akan Bangun RTH Biru
Polres Kepulauan Meranti Gagalkan Peredaran 27 Kg Sabu Jaringan Internasional, Dua Kurir Ditangkap di Perairan Selat Akar
Wali Kota Pekanbaru Lantik 200 PNS dan 104 Pejabat Fungsional
Wako Pekanbaru Agung Nugroho Lakukan MoU Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Aglomerasi Pekanbaru Raya
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 01:38 WIB

Pendapatan Pajak Naik 12 Persen, Kepercayaan Publik Jadi Modal Utama

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:11 WIB

Masyarakat Riau Mulai Ngeluh Kelangkaan BBM, Edy Natar Nasution Minta Pertamina dan Pemprov Riau Beri Solusi Kongkrit

Senin, 4 Mei 2026 - 11:26 WIB

Menanti Keberanian Hakim Riau: Akankah Preseden Vonis Bebas Jakarta Menular ke Kasus JA?

Senin, 4 Mei 2026 - 01:38 WIB

Walikota Agung Himbau Warga Tak Khawatir Soal BBM

Kamis, 30 April 2026 - 01:41 WIB

Walikota Pekanbaru H Agung Nugroho Akan Bangun RTH Biru

Berita Terbaru

Berita

Panglong Arang di Tutup, DPRD Kemana ?

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:23 WIB

Pelaksana Harian (Plh) Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru Zulhelmi Arifin.

Kota Pekanbaru | Riau

Pendapatan Pajak Naik 12 Persen, Kepercayaan Publik Jadi Modal Utama

Kamis, 7 Mei 2026 - 01:38 WIB