Abai Terhadap Pelayanan Kesehatan, Ketua HMI Meranti : Kami Tagih Visi Misi Asmar Muzamil

- Penulis

Kamis, 4 September 2025 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua HMI Meranti, Mohd Ilham.

Ketua HMI Meranti, Mohd Ilham.

Metropos.co | Meranti – Terhentinya pelayanan Ambulance laut untuk sementara waktu dikarenakan tunggakan hutang yang sangat dahsyat menyisakan luka batin bagi Masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti, bagaimana tidak dengan Geografis di kelilingi laut tentunya ambulance laut sangat membantu dan mempercepat mengevakuasi pasien yang berada di Pulau yang bersebrangan dengan Tebing Tinggi, namun hal itu harus terhenti akibat tunggakan BBM dan Oli akibat di tunda bayar.

Ketua HMI Meranti, Mohd Ilham menuturkan bahwa pemerintah daerah telah abai terhadap layanan kesehatan, hal sefundamental itu tidak mampu untuk di selesaikan, ambulance tersebut jelas menjadi urat nadi bagi Masyarakat Meranti.

“Kami kira Pemerintah Daerah hari ini abai terhadap layanan kesehatan, kita tau bahwa ambulance laut adalah hal fundamental yang tidak boleh terhentikan, karena itu sangat penting. Hari ini kita lihat Pemerintah Daerah seperti main main saja dengan nyawa Masyarakatnya”, kata ilham (Kamis,04/09/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ilham menagih janji janji politik Asmar Muzamil pada saat kampanye pilkada kemaren, yang kata nya unggul, agamis, dan sejahtera. Unggul di berbagai bidang salah satunya adalah kesehatan, bagaimana mau unggul di bidang kesehatan kalau pemerintahnya saja abai terhadap layanan kesehatan.

“Kami menagih janji politik Asmar Muzamil pada saat kampanye kemaren, jangan visi misi itu hanya sekedar bualan politik saja pada saat kampanye, namun memang harus benar benar dilaksanakan, karena visi misi itu adalah bentuk janji kepada seluruh masyarakat Meranti,” tutur ilham

visi misi unggul, agamis, sejahtera, bagaimana kita mau unggul di bidang kesehatan, kalau Pemerintah Daerah saja abai terhadap pelayanan kesehatan.

Baca Juga:  Dinsos Pekanbaru Gelar Razia Jaring Ratusan Gelandangan dan Pengemis

Kalau kita lihat dari postur APBD di 2024, ada sekitar 25 persen pengalokasian anggaran untuk kesehatan, namun mengapa bisa terjadi tunda bayar, dan kita tau layanan kesehatan adalah hal wajib yang harus di selesaikan.

“Dari beberapa sumber yang kita dapatkan, bahwa ada sekitar 25 persen pengalokasian anggaran oleh pemerintah daerah untuk kesehatan, namun kenapa hal tersebut bisa terjadi? layanan kesehatan merupakan hal wajib yang seharusnya diselesaikan,” tambahnya.

Ilham menambahkan, Kita minta pemerintah daerah serius dalam menanggapi persoalan ini, dan kami minta DPRD juga ambil langkah tegas untuk memanggil dinas kesehatan, dari 25 persen tersebut kemana saja habis anggaran tersebut, kami menduga ada hal hal yang tidak baik terjadi di dinas kesehatan kabupaten Kepulauan Meranti.

Ilham menyampaikan, semalam kita juga dapat kabar bahwa ada persoalan teknis dalam pengiriman obat oleh dinas kesehatan, masa hal hal yang menyangkut nyawa masyarakat bisa di sepelekan seperti itu. Jangan sampai kebutuhan obat tidak ada di rumah sakit.

Kalau hal ini terus berlanjut dan tidak bisa di selesaikan secepat mungkin, kami akan sampaikan mosi tidak percaya kepada pemerintah Daerah, HMI akan menjadi organisasi pertama yang akan memberikan mosi tersebut.

“Jika hal ini tidak bisa di selesaikan dalam waktu sesingkat mungkin, kami akan sampaikan mosi tidak percaya kepada Pemerintah Daerah, kami anggap pemerintah daerah gagal dalam mengelola pemerintahan nya, kita siap menjadi organisasi pertama yang menyampaikan mosi tersebut,”tegasnya.

Dwi Kalek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel metropos.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Kepulauan Meranti Gagalkan Peredaran 27 Kg Sabu Jaringan Internasional, Dua Kurir Ditangkap di Perairan Selat Akar
PB HMI MPO KELUARKAN SK MUSDA ULANG, MOHD ILHAM : PRESEDEN BURUK SEPANJANG SEJARAH PENGURUS PB HMI MPO
Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
Di Duga Tidak Mengantongi Izin Yang Lengkap, Mohd Ilham : Kami Minta APH Tindak Tegas Galangan Kapal Milik Asiong Dan Aseng.
Berjung Kekerasan Polsek Tebing Tinggi Respon Cepat Amankan Pelaku KDRT 
Ketiadaan Papan Plang di lokasi Galangan Kapal, Kuat dugaan Ketidaklengakapan Legalitas.
Polres Kep. Meranti Gelar Razia Serentak di Tempat Hiburan Malam, Cegah Peredaran Narkoba
Polres Meranti dan Warga Gotong Royong, Bangun Dua Jembatan Merah Putih
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 08:55 WIB

Polres Kepulauan Meranti Gagalkan Peredaran 27 Kg Sabu Jaringan Internasional, Dua Kurir Ditangkap di Perairan Selat Akar

Minggu, 26 April 2026 - 13:23 WIB

PB HMI MPO KELUARKAN SK MUSDA ULANG, MOHD ILHAM : PRESEDEN BURUK SEPANJANG SEJARAH PENGURUS PB HMI MPO

Minggu, 26 April 2026 - 13:19 WIB

Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram

Senin, 20 April 2026 - 09:30 WIB

Di Duga Tidak Mengantongi Izin Yang Lengkap, Mohd Ilham : Kami Minta APH Tindak Tegas Galangan Kapal Milik Asiong Dan Aseng.

Senin, 20 April 2026 - 02:56 WIB

Berjung Kekerasan Polsek Tebing Tinggi Respon Cepat Amankan Pelaku KDRT 

Berita Terbaru

Kabupaten Solok

Polres Solok Sumbar Gelar Sertijab Kasat Reskrim dan Kapolsek

Senin, 4 Mei 2026 - 12:10 WIB