Dinsos Pekanbaru Gelar Razia Jaring Ratusan Gelandangan dan Pengemis

- Penulis

Selasa, 11 November 2025 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinsos Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian.

Kepala Dinsos Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian.

METROPOS.CO | PEKANBARU – Ratusan gelandangan dan pengemis (Gepeng) berhasil diamankan dalam razia yang digelar Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru dalam satu bulan terakhir.

Dinsos Kota Pekanbaru bersama aparat gabungan Dishub, Satpol PP, Polisi dan TNI menggelar operasi skala besar. Tidak hanya gepeng, mereka juga menjaring Pak Ogah, Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ), hingga orang terlantar.

“Sudah lebih dari 200 orang yang kami jangkau. Mereka sudah kita lakukan assessment,” kata Kepala Dinsos Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian, Senin (10/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menuturkan, dari hasil assessment mayoritas para gepeng berasal dari luar daerah. Pihaknya pun melakukan pemulangan terhadap mereka yang berasal dari luar daerah Kota Pekanbaru.

Baca Juga:  LAMR Meranti Gelar “Temu Adat Sembang Media”, Pererat Silaturahmi dengan Wartawan

“Mayoritas mereka ini pendatang. Ada sampai ke Banten kita pulangkan. Ke Kalimantan ada juga. Sudah puluhan orang yang kita pulangkan,” ulasnya.

Kemudian ada beberapa ODGJ yang terjaring, dikatakan Zulfahmi juga dimasukkan ke Rumah Sakit Jiwa Tampan, Pekanbaru.

“Kemudian ada juga anak-anak yang putus sekolah kita dapati. Kita koordinasikan ke Dinas Pendidikan Pekabaru untuk disekolahkan lagi,” terangnya.

Ia menambahkan, bahwa operasi ini bakal terus berlanjut ke depannya. Hal ini guna memutus mata rantai gepeng maupun anak jalanan yang kerap berada di persimpangan lampu merah. (Kominfo8/RD2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel metropos.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masyarakat Riau Mulai Ngeluh Kelangkaan BBM, Edy Natar Nasution Minta Pertamina dan Pemprov Riau Beri Solusi Kongkrit
Menanti Keberanian Hakim Riau: Akankah Preseden Vonis Bebas Jakarta Menular ke Kasus JA?
Polres Kepulauan Meranti Gagalkan Peredaran 27 Kg Sabu Jaringan Internasional, Dua Kurir Ditangkap di Perairan Selat Akar
PB HMI MPO KELUARKAN SK MUSDA ULANG, MOHD ILHAM : PRESEDEN BURUK SEPANJANG SEJARAH PENGURUS PB HMI MPO
Di Duga Tidak Mengantongi Izin Yang Lengkap, Mohd Ilham : Kami Minta APH Tindak Tegas Galangan Kapal Milik Asiong Dan Aseng.
Berjung Kekerasan Polsek Tebing Tinggi Respon Cepat Amankan Pelaku KDRT 
Ketiadaan Papan Plang di lokasi Galangan Kapal, Kuat dugaan Ketidaklengakapan Legalitas.
Polres Kep. Meranti Gelar Razia Serentak di Tempat Hiburan Malam, Cegah Peredaran Narkoba
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:11 WIB

Masyarakat Riau Mulai Ngeluh Kelangkaan BBM, Edy Natar Nasution Minta Pertamina dan Pemprov Riau Beri Solusi Kongkrit

Senin, 4 Mei 2026 - 11:26 WIB

Menanti Keberanian Hakim Riau: Akankah Preseden Vonis Bebas Jakarta Menular ke Kasus JA?

Selasa, 28 April 2026 - 08:55 WIB

Polres Kepulauan Meranti Gagalkan Peredaran 27 Kg Sabu Jaringan Internasional, Dua Kurir Ditangkap di Perairan Selat Akar

Minggu, 26 April 2026 - 13:23 WIB

PB HMI MPO KELUARKAN SK MUSDA ULANG, MOHD ILHAM : PRESEDEN BURUK SEPANJANG SEJARAH PENGURUS PB HMI MPO

Senin, 20 April 2026 - 09:30 WIB

Di Duga Tidak Mengantongi Izin Yang Lengkap, Mohd Ilham : Kami Minta APH Tindak Tegas Galangan Kapal Milik Asiong Dan Aseng.

Berita Terbaru

Kabupaten Solok

Polres Solok Sumbar Gelar Sertijab Kasat Reskrim dan Kapolsek

Senin, 4 Mei 2026 - 12:10 WIB