Menu

Mode Gelap
Dokumen Investasi PT Energi SPRH Viral di Media Sosial, Perusahaan Beri Tanggapan Direktur PT Energi SPRH Resmi Laporkan PT Miderpa ke Polda Riau Terkait Investasi Rp6,3 Miliar Terima Mandat, Persatuan Hijau Riau Rokan Hilir (PeHR-Rohil) Siap Mensukseskan Green policing dan mendukung Kapolda Riau Memberantas Narkoba Di Rokan Hilir Polres Kepulauan Meranti Gagalkan Peredaran 27 Kg Sabu Jaringan Internasional, Dua Kurir Ditangkap di Perairan Selat Akar PB HMI MPO KELUARKAN SK MUSDA ULANG, MOHD ILHAM : PRESEDEN BURUK SEPANJANG SEJARAH PENGURUS PB HMI MPO Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram

Berita

Mahasiswa UST Gelar Aksi Damai, Tuntut Pertanggungjawaban Rektor Usai Pernyataan Kontroversial

badge-check


					BEM Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Gelar Aksi Damai di Kampus Pusat. Perbesar

BEM Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Gelar Aksi Damai di Kampus Pusat.

METROPOS.CO | Yogyakarta – Sekitar lima puluh pengurus Senat dan BEM Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) menggelar aksi demonstrasi damai di kampus pusat Jl. Batikan, Yogyakarta, Senin (19/8/2025). Aksi ini merupakan respons atas dugaan rekaman suara Rektor UST, Prof. Pardimin, yang viral dan dinilai menyakitkan hati mahasiswa.

Meski masih dalam masa liburan kuliah, peserta aksi yang terdiri dari pengurus BEM UST dan sekitar 20 Presiden Mahasiswa dari kampus se-DIY tetap hadir untuk menyuarakan aspirasi. Mereka mulai berkumpul sejak pukul 11.00 WIB di pintu utara kampus pusat.

Sekitar pukul 16.00 WIB, pagar pintu masuk kampus berhasil didorong massa hingga roboh. Setelah itu, mahasiswa akhirnya diterima pihak rektorat untuk berdialog.

“Ini adalah awal untuk menunjukkan bahwa harga diri mahasiswa tidak bisa direndahkan seenaknya. Zaman pendidikan intimidatif sudah berlalu. Seorang rektor seharusnya mengayomi mahasiswa, bukan melontarkan komunikasi verbal yang berpotensi menjadi bibit premanisme kampus,” tegas salah satu orator, dalam rilisnya, Kamis (20/8/2025) di Yogyakarta.

Dialog berlangsung hingga malam hari dan baru selesai pukul 20.44 WIB. Namun, hingga berita ini diturunkan, Presiden Mahasiswa UST belum memberikan keterangan resmi terkait hasil dialog tersebut. Upaya konfirmasi melalui sambungan WhatsApp juga belum dijawab.

Koordinator Forum BEM DIY, Faturahman, menegaskan pihaknya akan terus mengawal gerakan mahasiswa UST. Ia juga menekankan pentingnya solidaritas lintas kampus untuk menjawab tantangan yang disampaikan Rektor UST.

“Forum BEM DIY solid mengawal aksi ini. Target kami adalah memastikan marwah mahasiswa tetap terjaga dan menolak segala bentuk tirani birokrasi yang menekan mahasiswa,” ujarnya.

Aksi damai ini dikawal oleh Forum BEM DIY bersama gerakan mahasiswa dari organisasi ekstra kampus. Para mahasiswa menegaskan bahwa tuntutan mereka bukan hanya merespons pernyataan rektor, tetapi juga menolak segala praktik intimidasi dalam dunia pendidikan.

Seorang alumni yang enggan disebutkan namanya menyampaikan adanya isu di kalangan mahasiswa bahwa demonstrasi ini dituding sebagai gerakan yang diarahkan oleh pihak yayasan. Alumni tersebut menambahkan bahwa dugaan ini muncul setelah beredar kabar mengenai surat jawaban pembina yayasan terkait evaluasi pengeluaran rektorat. Surat tersebut, menurut sumber, sudah dikirim sejak 2024 namun belum sepenuhnya diketahui mahasiswa.

Terkait dugaan ini, mahasiswa menilai bahwa substansi gerakan mereka tetap berangkat dari keresahan atas komunikasi rektor yang dinilai intimidatif serta adanya kebutuhan transparansi keuangan rektorat. (red)

Pihak rektorat UST hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi atas aksi mahasiswa maupun isu yang berkembang di kalangan alumni. (red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polres Kepulauan Meranti Gagalkan Peredaran 27 Kg Sabu Jaringan Internasional, Dua Kurir Ditangkap di Perairan Selat Akar

28 April 2026 - 08:55 WIB

PB HMI MPO KELUARKAN SK MUSDA ULANG, MOHD ILHAM : PRESEDEN BURUK SEPANJANG SEJARAH PENGURUS PB HMI MPO

26 April 2026 - 13:23 WIB

Di Duga Tidak Mengantongi Izin Yang Lengkap, Mohd Ilham : Kami Minta APH Tindak Tegas Galangan Kapal Milik Asiong Dan Aseng.

20 April 2026 - 09:30 WIB

Berjung Kekerasan Polsek Tebing Tinggi Respon Cepat Amankan Pelaku KDRT 

20 April 2026 - 02:56 WIB

Ketiadaan Papan Plang di lokasi Galangan Kapal, Kuat dugaan Ketidaklengakapan Legalitas.

19 April 2026 - 10:25 WIB

Trending di Berita