Menu

Mode Gelap
Dokumen Investasi PT Energi SPRH Viral di Media Sosial, Perusahaan Beri Tanggapan Direktur PT Energi SPRH Resmi Laporkan PT Miderpa ke Polda Riau Terkait Investasi Rp6,3 Miliar Terima Mandat, Persatuan Hijau Riau Rokan Hilir (PeHR-Rohil) Siap Mensukseskan Green policing dan mendukung Kapolda Riau Memberantas Narkoba Di Rokan Hilir Polres Kepulauan Meranti Gagalkan Peredaran 27 Kg Sabu Jaringan Internasional, Dua Kurir Ditangkap di Perairan Selat Akar PB HMI MPO KELUARKAN SK MUSDA ULANG, MOHD ILHAM : PRESEDEN BURUK SEPANJANG SEJARAH PENGURUS PB HMI MPO Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram

news Update

Diduga Jadi Lokasi Penimbunan Solar Ilegal, Gudang 288 di Helvetia Pasar IX Jadi Sorotan Warga

badge-check


					Diduga Jadi Lokasi Penimbunan Solar Ilegal, Gudang 288 di Helvetia Pasar IX Jadi Sorotan Warga Perbesar

DELI SERDANG || — Sebuah gudang di kawasan Desa Helvetia Pasar IX, Kabupaten Deli Serdang, menjadi perhatian masyarakat setelah diduga kuat digunakan sebagai tempat penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar secara ilegal. sabtu 20/12/2025

 

Aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut menimbulkan kekhawatiran dan keresahan warga sekitar.

 

Informasi yang dihimpun dari sejumlah warga menyebutkan bahwa gudang tersebut dikabarkan dimiliki oleh seorang warga keturunan Tionghoa berinisial Cek ndr. Meski beroperasi secara tertutup, aktivitas di dalam gudang itu disebut telah berlangsung cukup lama.

 

Hasil pantauan awak media di lapangan menemukan adanya sebuah mobil tangki berwarna biru masuk di area gudang.

 

Pada badan kendaraan tersebut terlihat tulisan PT Jaya Abadi Siaga, yang diduga digunakan sebagai sarana pengangkutan solar dari dan menuju lokasi tersebut.

 

Warga mengaku merasa tidak nyaman dengan keberadaan gudang yang diduga beroperasi tanpa izin resmi.

 

Selain aspek hukum, mereka juga menilai aktivitas bongkar muat BBM di lingkungan permukiman berpotensi menimbulkan risiko serius, mulai dari kebakaran hingga dampak pencemaran lingkungan.

 

“Kami sebenarnya sudah lama resah, tapi takut bicara. Katanya ada yang membekingi,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

 

Isu adanya dugaan perlindungan dari oknum tertentu turut beredar di tengah masyarakat. Disebutkan, gudang tersebut diduga mendapat backing dari seorang oknum berambut cepak, sehingga warga memilih bungkam dan enggan melaporkan aktivitas tersebut kepada pihak berwajib.

 

Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum maupun instansi terkait mengenai status legalitas gudang tersebut serta dugaan penimbunan solar ilegal yang terjadi. Awak media masih terus berupaya meminta klarifikasi dari pihak kepolisian dan instansi berwenang.

 

Warga berharap aparat segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh agar dugaan pelanggaran hukum ini dapat diungkap secara terang dan memberikan rasa aman bagi masyarakat di sekitar lokasi.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PW HIMMAH RIAU Ucapkan Selamat Harlah Ke-66 PMII, Tekankan Pentingnya Kolaborasi Membangun Negeri

18 April 2026 - 08:01 WIB

PT EMP Energi Gandewa dan Yayasan Bakrie Amanah Gelar Safari Ramadhan, Salurkan 150 Santunan untuk Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di Rantau Bais

15 Maret 2026 - 13:17 WIB

IMO-Indonesia Minta Pemerintah segera Ambil Sikap soal Serangan Israel-AS ke Iran

2 Maret 2026 - 09:48 WIB

G ONE Seaweed Resmi Masuk Pasar Indonesia, Usung Produk Rumput Laut Sehat dan Berkelanjutan

23 Januari 2026 - 15:11 WIB

Diduga Beroperasi Bebas, Lokasi Judi “Las Vegas” di Simpang Zifur Disorot Publik

5 Januari 2026 - 22:43 WIB

Trending di news Update